Loading...

Senin, 31 Oktober 2011

Pengertian jurnal


Jurnal umum (general journal) atau disingkat dengan kata journal adalah catatan pertama atau pendahuluan atas transaksi-transaksi yang terjadi.
Pencatatan pendahulaun (jurnal) dikenal juga dengan nama buku pencatatan asli ( book of original entry) suatu pencatatan langsung atas transaksi-transaksi ke dalam buku besar memungkinkan adanya kesalahan pencatatan pada saat memasukan ke sebelah debit ataupun kreditnya. Untuk menghindari kesalahan seminimal mungkin, maka dilakukan pencatatan pendahuluan menggunakan jurnal.

Fungsi dan bentuk jurnal.

  1. fungsi jurnal.
Fungsi jurnal sebagai berikut :

1.Fungsi analisa.
            Fungsi analisa yaitu menganalisa setiap transaksi untuk menentukan perkiraan-perkiraan yang akan di debit dan dikredit serta jumlahnya.

2.Fungsi mencatat
            Fungsi mencatat artinya transaksi-transaksi finansial, baik di debit maupun di kredit beserta keterangannya.

3.Fungsi Historis
            Fungsi historis artinya setiap transaksi finansial yang terjadi di catat secara kronologis .

4.Fungsi Informatif
            Fungsi informatif berarti bahwa catatan yang ada dalam jurnal dapat memberikan informasi atau keterangan secara jelas.

5.Fungsi instrumaif.
            Fungsi ini merupakan perintah untuk mencatat ke dalam perkiraan buku besar sesuai dengan posisi debit dan kredit dalam jurnal.



B.Bentuk jurnal

            Bentuk jurnal yang digunakan disatu perusahaan dengan perusahaan lainnya berbeda-beda. Ada perusahaan yang menggunakan dua kolam dan ada pula yang menggunakan banyak kolom demikian juga jumlah kolom jurnal yang digunakan oleh suatu perusahaan dapat berbeda dengan jumlah kolom jurnal yang digunakan oleh perasahaan lainnya. Meskipun terdapat bermacam-macam bentuk dan jenis jurnal, secara garis besar jurnal dapat dibedahkan menjadi jurnal umum dan khusus. Tapi pada kesempatan ini hanya akan membahas jurnal umum.
Jurnal umum digunakan untuk mencatat seluruh transaksi perusahaan . jurnal ini terdiri dari dua kolom yaitu debit dan kredit. Bentuk kolom jurnal umum yang digunakan perusahaan-perussahaan sebagai berikut :



Tangal
Keterangan
Ref
Debit
Kredit







Setiap halaman jurnal diberi nomor untuk kode pembukuan
Keterangan :

1.Tangal
Kolom pertama diisi dengan tahun dan bulan dan tahun
Kolom kedua di isi dengan tanggal bersankutan.

2.Keterangan
Di isi dengan nama-nama perkiraan sesuai dengan transaksi yang terjadi.

3.Ref
Kolom ref, kode pembukuan di isi dengan nomor kode pembukuan.

4.Debit
Untuk mencatat jumlah uang dari perkiraan yang dibukukan di sebelah debit.

5.Kredit
Untuk mencatat jumlah uang dari perkiraan yang dibukukan di sebelah kredit.


C.Prosedur menjurnal.

            Proses pencatatan suatu transaksi dalam sebuah jurnal disebut “penjurnalan” ( jurnal izing) agar dapat dipahami secara jelas. Bagaimana mencatat transaksi ke dalam jurnal, maka berikut ini diberikan prosedur menjurnal dalam jurnal umum.

a.Mencatat tanggal.
1)      Tahun dicatat pada kolom tanggal paling atas (pada baris pertama) dan hanya ditulis satu kali pada setiap halaman.
2)      Bulan ditulis pada baris kedua dalam kolom tanggal yang berlajur besar dan cukup dituliskan satu kali pada setiap halaman, kecuali apabila bulan baru atau berganti bulan.
3)      Tanggal ditulis dalam baris kedua pada kolom tanggal yang berlajur kecil.
b.Mendebit perkiraan
            Nama perkiraan yang harus di debit ditulis disebelah kiri dalam kolom perkiraan/keterangan dan jumlah uangnya dimasukkan dalam lajur debit.

c.Mengkredit perkiraan
            Nama perkiraan yang harus dikredit ditulis satu baris dibawah nama perkiraan yang didebit, agar ke tengah (sebelah kanan) dari perkiraan debit,dan jumlah uangnya dicatat pada lajur kredit.

d.perkiraan yang didebit biasa ditulis diatas (lebih dahulu), baru diikuti perkiraan yang dikredit.

e.keterangan (uraian) dapat ditulis secara singkat dibawah setiap ayat jurnal dan dapat menjelaskan hubungan tiap fikiran, apabila sifat transaksi yang dicatat sudah jelas, maka penjelasan boleh tidak ditulis.

f.Lajur referrence diisi apabila ayat jurnal itu telah di pindahbukukan (diposting) ke dalam perkiraan buku besar, lajur ini diisi sesuai dengan nomor perkiraan buku besar.

g.halaman jurnal diisi sesuai dengan lembaran jurnal, dan sebaliknya antara ayat jurnal yang satu dengan ayat jurnal berikutnya dipisahkan oleh satu baris kosong .

h.memindahkan jumlah jurnal.
            Apabila suatu halaman jurnal yang dipakai sudah penuh, maka pencatatan transaksi akan dilanjutkan pada halaman berikutnya .

























0 komentar:

Poskan Komentar

Template by:

Free Blog Templates